Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Cara Mengukur Dioda dengan Multitester [Analog & Digital]

Dalam artikel ini, kami akan membahas cara mengukur dioda dengan multitester analog dan digital. Dioda adalah komponen dasar dan penting dalam sirkuit elektronik yang memiliki banyak fungsi, termasuk sebagai pengalih dan perlindung komponen lainnya.

Dioda adalah komponen yang akan pertama rusak jika terjadi kesalahan, seperti tegangan berlebih ataupun korsleting. Ketika dioda rusak otomatis jalur dalam sirkuit elektronik terputus sehingga komponen lainnya tetap aman.

Selain itu, dioda juga merupakan perangkat semikonduktor dua terminall yang memungkinkan arus hanya dalam satu arah. Anda dapat menemukan pada berbagai sirkuit elektronik dengan fungsi yang berbeda. Seperti climpers, clampers dan sebagainya.



Cara Mengukur Dioda


cara mengukur dioda

Lihat juga: Cara Mengukur Transistor dengan Multitester

Sebelum mengukur dioda, Anda harus membedakan terminal dioda yang anoda dan katoda. Sebagian besar dioda PN ditandai dengan gelang putih yang merupakan katoda. Sedangkan sisi lainnya adalah anoda.

Beberapa dioda mungkin memiliki gelang warna yang berbeda, tetapi terminal sisi dari gelang warna tersebut adalah tetap katoda. Pengujian dioda bisa dilakukan dengan berbagai cara, baik itu menggunakan multimeter digital atau analog.

Cara Mengukur Dioda dengan Multitester Digital


Pengukuran dioda menggunakan multitester digital dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu mengukur dengan mode dioda dan mode ohmmeter.

Langkah Pengukuran dengan Mode Dioda

cara mengukur dioda dengan multitester

  1. Putar saklar pada posisi dioda.
  2. Hubungkan probe merah ke anoda dan probe hitam ke katoda.
  3. Amati hasil pengukuran pada display multitester.
  4. Nilai dioda harus ada diantara 0,6 hingga 0,7.
  5. Sekarang balikan probe merah ke katoda dan probe hitam ke anoda.
  6. Nilainya harus 0 (OL) atau tak terhingga. Jika menunjukan nilai tertentu, kemungkinan dioda sudah rusak.

Langkah Pengukuran dengan Mode Ohmmeter

Tidak jauh berbeda dengan langkah diatas, ini juga merupakan cara untuk mengecek dioda apakah masih berfungsi dengan baik atau sudah short.

  1. Putar saklar pada posisi OHM (Ω) x1k.
  2. Hubungkan probe merah ke anoda dan probe hitam ke katoda.
  3. Amati hasil pengukuran pada display multitester.
  4. Jika display menampilkan nilai yang cukup rendah, antara puluhan hingga ratusan ohm, maka dioda masih bagus.
  5. Sekarang balikan probe merah ke katoda dan probe hitam ke anoda.
  6. Nilainya harus OL atau tak terhingga. Jika menunjukan nilai tertentu, kemungkinan dioda short.

Cara Mengukur Dioda dengan Multitester Analog


Yang kedua ini menggunakan versi analog atau jarum, untuk langkah pengukurannya tidak jauh berbeda dengan mode ohmmeter. Langsung saja simak langkah-langkahnya dibawah ini:

cara mengukur dioda

  1. Atur saklar pada posisi OHM (Ω) x1k atau x100.
  2. Hubungkan probe merah ke anoda dan probe hitam ke katoda.
  3. Amati hasil pengukuran pada display multitester.
  4. Jika jarum menunjukan nilai resistansi rendah atau jarum tidak bergerak, kemungkinan dioda masih berfungsi.
  5. Sekarang hubungkan probe merah ke katoda dan probe hitam ke anoda.
  6. Jarum harus bergerak ke kanan yang menandakan dioda masih bagus


Diatas adalah metode pengujian dioda PN sederhana menggunakan multitester digital dan analog. Tentunya langkah pengukuran tidak selalu sama untuk semua jenis dioda. 

Oleh karena itu, kami juga akan membahas tentang cara mengukur dioda zener dan LED yang bisa Anda coba. Berikut ini tutorialnya:

Lihat juga: Simbol Simbol Dioda Terlengkap

Cara Mengukur Dioda Zener


Jika dibandingkan dengan dioda PN biasa, pengukuran dioda zener sedikit berbeda namun bisa dilakukan dengan mode ohmmeter.

cara mengukur dioda

  1. Putar saklar pada posisi OHM (Ω).
  2. Hubungkan probe merah ke anoda dan probe hitam ke katoda.
  3. Amati hasil pengukuran pada display multitester.
  4. Jika display menampilkan nilai tertentu (contohnya 0.45Mohm atau 450KOhm) berarti dioda masih berfungsi dengan baik.
  5. Sekarang hubungkan probe merah ke katoda dan probe hitam ke anoda.
  6. Nilainya harus OL atau tak terhingga. Jika menunjukan nilai tertentu, kemungkinan dioda sudah rusak.

Baca juga: Jenis Dioda dan Fungsinya

Cara Mengukur Dioda LED


Untuk mengetahui apakah dioda LED masih berfungsi atau tidak, Anda bisa mencoba mengujinya dengan multitester digital ataupun analog.

cara mengukur dioda

  1. Putar saklar pada posisi mode dioda.
  2. Hubungkan probe merah dan hitam ke kedua kaki dioda LED.
  3. Jika dioda LED menyala, berarti masih berfungsi dengan baik.
  4. Jika tidak menyala, coba Anda tukarkan posisi probe merah dan probe hitam pada kaki dioda.

Penyebab Dioda Rusak


Kerusakan yang sering terjadi bisa diakibatkan karena adanya sambungan yang salah pada bagian baterai dan bisa juga karena kesalahan manusia (human error) kesalahan manusia yang dimaksud adalah bisa jadi salah memasang posisi dioda.

Perlu Anda ketahui, jika pemasangannya terbalik maka Dioda tidak akan bekerja dan menjadi konslet (short) jadi sebelum memasang dioda pastikan Anda sudah menempatkan posisi katoda dan anoda yang benar sesuai tutorial yang sudah kami bagikan diatas.

Baca juga: Cara Menghitung Nilai Resistor dengan Mudah

Itulah cara mengukur Dioda dengan Multitester analog dan digital yang bisa Anda coba sekarang juga, jangan lupa untuk membaca artikel menarik lainnya hanya di JandelaTV, kami harap artikel ini bermanfaat, terimakasih.
Gabung Forum Teknisi Indonesia Sekarang! Klik Tombol "Gabung" untuk saling berbagi pengalaman dengan Teknisi Indonesia.

close