Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Fungsi Mode Dry Pada AC dan Kapan Harus Digunakan

AC sudah menjadi barang elektronik wajib, khususnya di indonesia dengan cuaca yang cukup panas. Tetapi meskipun begitu masih banyak pengguna AC yang belum paham fungsi dan arti dari setiap mode yang ada. Contohnya - Apakah Anda tahu fungsi mode Dry pada AC dan kapan harus mengaktifkannya?

Memang wajar jika ada beberapa orang yang masih belum paham mengenai fungsi mode yang ada pada remote AC. Jika Anda membeli AC baru, sebenarnya semua itu sudah tersedia didalam buku panduan (manual book), atau mungkin Anda belum sempat membacanya.

Perlu diketahui, selain mode dry, masih banyak lagi fitur pada remote AC dengan fungsi berbeda. Seperti mode cool, fan, heat dan timer AC. Pada artikel kali ini, kami akan membahas mengenai fungsi mode dry pada AC dan kapan Anda harus menggunakannya.


Apa Fungsi Mode Dry?


fungsi mode dry ac

Umumnya mode ini ditandai dengan logo/icon tetesan air, sementara mode cool ditandai dengan logo salju.

Mode dry (kering) bukanlah fitur yang umum, alasannya karena tidak semua AC dilengkapi dengan mode ini, hanya beberapa saja. Salah satunya adalah AC Samsung. Fungsi mode AC kering adalah untuk mengurangi kelembaban didalam ruangan, itu berarti cocok digunakan pada daerah yang dingin.

Jika didaerah Anda sedang musim hujan, ini adalah waktu yang tepat untuk mengaktifkan mode dry, karena akan mengurangi kelembaban didalam ruangan, walaupun tidak sepenuhnya.


Bagaimana Cara Kerja Mode Dry Pada AC?


Ketika mode Dry diaktifkan, secara otomatis AC akan menyalakan dan mematikan kompresor secara berulang dalam waktu yang singkat. Sementara itu, kipas angin tetap berputar namun dengan kecepatan yang lebih rendah.

Ketika sensor internal AC mendeteksi bahwa tingkat kelembaban ruangan sudah berkurang, maka secara otomatis kompresor akan dimatikan.

Perbedaan Mode Dry dengan Mode Cool


Seperti yang sudah disebutkan sebelumnya, mode dry berfungsi untuk mengurangi tingkat kelembaban didalam ruangan, tepatnya pada musim dingin. Pembeda antara mode ini dengan yang lainnya adalah icon tetesan air.

Disisi lain, mode cool adalah fitur yang biasa ditemukan hampir pada semua merk AC, baik itu Daikin, Polytron, Tohsiba dan Sharp dan Panasonic. Mode cool ditandai dengan kepingan salju.

Secara internal, mode dry dan cool sebenarnya hampir sama. Tetapi salah satu yang membedakannya adalah bahwa dalam mode dry semua komponen AC tetap menyala namun tidak mengeluarkan udara dingin ke ruangan.

Perbedaan singkatnya ada didalam tabel berikut:


Perbedaan Mode Dry Mode Cool
Pengertian Mode dry atau mode kering merupakan fitur AC yang mampu menurunkan tingkat kelembaban ruangan hingga 90%. Mode cool atau mode dingin adalah fitur umum pada AC, mode ini biasanya digunakan ketika cuara sedang sangat panas.
Fungsi Menurunkan tingkat kelembaban dalam ruangan, namun tidak sampai 100%. Jika mode ini diaktifkan, secara otomatis AC akan mengeluarkan udara lebih dingin kedalam ruangan.
Cara Kerja Ketika diaktifkan, kompresor akan mati dan menyala berulang-ulang dan kipas angin akan berputar namun dengan kecepatan yang lebih rendah. Semua komponen AC akan menyala, termasuk kompresor dan kipas. Lalu udara yang lebih dingin dihembuskan kedalam ruangan.

Lihat juga: Cara Mematikan Timer AC untuk Semua Merk

Ada beberapa kelebihan dan manfaat jika Anda mengaktifkan mode ini. Apa sajakah itu?

  • Mudah diaktifkan.
  • Menghemat listrik.
  • Efektif mengurangi kelembaban.
  • Cocok digunakan untuk daerah yang dingin.

Kapan Waktu yang Tepat untuk Mengaktifkan Mode Dry?


Aktifkan mode dry ketika:

  • Bayaran listrik melonjak.
  • Anda demam dan tidak boleh kedinginan.
  • Suhu udara dingin, musim hujan dan kelembaban tinggi.

Aktifkan mode cool ketika:

  • Musim panas atau siang hari.
  • Udara dalam ruangan tidak konsisten.
  • Ingin menambah tagihan listrik bulanan.

Demikian artikel singkat yang bisa kami bagikan mengenai fungsi mode dry pada AC, cara kerja dan perbedaannya dengan mode cool. Semoga bermanfaat.
Gabung Forum Teknisi Indonesia Sekarang! Klik Tombol "Gabung" untuk saling berbagi pengalaman dengan Teknisi Indonesia.

Posting Komentar untuk "Fungsi Mode Dry Pada AC dan Kapan Harus Digunakan"


close