Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Penyebab Kipas Angin Berputar Lambat dan Cara Mengatasinya

Kipas angin yang digunakan dalam jangka waktu lama kemungkinan putarannya akan semakin lambat. Selain kapasitor yang rusak, ternyata masih ada penyebab kipas angin berputar lambat yang perlu Anda ketahui.

Ketika kipas angin dinyalakan, arus listrik akan melewati kumparan lalu menghasilkan medan magnet yang membuat dinamo kipas bisa berputar. Apabila kipas angin lambat, Anda harus segera mengetahui penyebab kipas angin lemah tidak ada anginnya beserta cara mengatasi yang tepat.

Penyebab Kipas Angin Berputar Lambat dan Solusinya



penyebab kipas angin berputar lambat

1. Kapasitor Rusak


Penyebab paling umum yang membuat putaran kipas angin lambat adalah karena kerusakan pada kapasitor. Kapasitor pada kipas angin berfungsi untuk menyimpan arus listrik yang sangat berpengaruh dengan putaran kipas angin.

Jika komponen ini rusak, pecah atau terbakar tentu akan menyebabkan kinerja elektrolit pada kapasitor melemah, sehingga putaran kipas angin juga menjadi lambat.

Kapasitor kipas angin yang sudah rusak dan lemah ditandai dengan fisiknya yang menggembung atau terlihat ada bekas terbakar. Selain itu, suara dengung pada kipas juga bisa menjadi tanda bahwa kapasitor bermasalah.

Solusi terbaik untuk mengatasi kipas angin berputar lambat karena kapasitor yang rusak adalah menggantinya dengan yang baru, tetapi harus sama persis seperti kapasitor sebelumnya.

Setiap kapasitor kipas angin memiliki ukuran yang berbeda-beda. Jika Anda menggantinya dengan ukuran yang lebih besar mungkin akan membuat putaran kipas lebih cepat, tetapi dapat mengurangi umur dinamo.


2. As Rotor Berkarat atau Kotor


Rotor sangat berperan penting agar baling-baling kipas bisa berputar. Perawatan kipas yang kurang bisa menyebabkan banyaknya kotoran, rambut atau karat pada rotor kipas angin.

Kondisi ini membuat as rotor tidak berfungsi dengan baik sehingga menjadi penyebab kipas angin berputar lambat. Jika dibiarkan, maka akan merusak komponen lainnya yang berkaitan dengan rotor, yaitu bushing.

Untuk mengatasi masalah ini, Anda harus membongkar dan membersihkan bagian sela-sela rotor kipas angin dari kotoran dan karat. Disarankan untuk memberikan pelumas dan sedikit cairan tinner agar putaran rotor lancar.

Tetapi apabila rotor terlihat bengkok dan tidak presisi, disarankan untuk mengganti rotor dengan yang baru. Sesuaikan panjang dan ketebalan rotor baru dengan yang lama agar kipas angin Anda bisa berputar normal.

3. Dinamo Kipas Angin Lemah


Penyebab kipas angin berputar lambat lainnya adalah karena dinamo yang melemah. Penggunaan kipas dalam jangka waktu lama tentu membuat kinerjanya akan semakin berkurang.

Ketika dinamo mulai lemah biasanya ditandai dengan putaran baling-baling kipas angin yang pelan dan tenaganya berkurang. Suhu dinamo yang cepat panas juga bisa menjadi tanda bahwa komponen utama tersebut perlu diganti.

Ini adalah masalah penting yang harus segera Anda perbaiki. Jika suhu dinamo lebih panas dari biasanya dan dibiarkan begitu saja, tidak menutup kemungkinan dinamo tersebut akan terbakar.

Dinamo kipas angin yang terbakar sulit untuk diperbaiki, jadi disarankan untuk mengganti dinamo kipas angin dengan yang baru. Pastikan Anda tidak salah membeli dinamo, karena setiap kipas angin terkadang memiliki dinamo yang berbeda-beda.

4. Bearing atau Bushing Aus


Kipas angin duduk biasanya masih menggunakan bushing, sedangkan kipas angin exhaust umumnya sudah menggunakan bearing. Komponen ini perlu dicurigai jika kipas angin berputar lambat.

Bushing dan bearing yang aus, lecet atau rusak ditandai dengan putaran kipas yang melambat, kipas angin bergetar dan suaranya berisik atau kipas angin berdengung dan tidak berputar sama sekali.

Jika sudah dipastikan bahwa bearing atau bushing rusak, Anda perlu menggantinya dengan yang baru atau mengambil komponen yang cocok dari kipas angin lain.

5. Gearbox Rusak


Gearbox yang rusak bisa menjadi penyebab kipas angin berputar lambat. Gearbox adalah komponen yang berfungsi untuk menyesuaikan putaran baling-baling dengan kepala kipas, sehingga kipas angin bisa bergerak ke kanan dan kiri.

Umumnya gearbox berbahan plastik. Komponen ini sering patah dan meleleh karena suhu dinamo yang terlalu panas. Selain itu, gearbox yang berisik juga bisa menjadi pertanda bahwa komponen ini bermasalah.

Ada dua pilihan yang bisa Anda coba, yaitu mengganti gearbox dengan yang baru atau melepas gearbox tanpa menggantinya. Tetapi jika Anda hanya melepasnya saja, maka kipas angin tidak akan bisa bergerak ke kanan dan kiri seperti sebelumnya.

6. Kipas Angin Jarang Dibersihkan


Kapan terakhir kali Anda membersihkan kipas angin? Menurunnya kinerja kipas angin dan putaran yang semakin lambat bisa disebabkan karena terlalu banyak kotoran dan debu.

Hal ini bisa membuat kipas angin berputar lambat karena kotoran yang menghalangi angin dan menyebabkan beberapa komponen kipas angin tidak berfungsi dengan semestinya.

Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan kebersihan dan perawatan kipas angin agar bisa bertahan lebih lama dan putaran kipasnya tetap stabil.


Kesimpulan


Penyebab kipas angin berputar lambat umumnya disebabkan karena kapasitor rusak, banyaknya kotoran, rambut dan debu yang masuk ke sela-sela rotor dan juga dinamo kipas yang lemah. Cara diatas juga bisa Anda untuk mengatasi kipas angin gantung yang berputar lambat. Semoga bermanfaat.
Gabung Forum Teknisi Indonesia Sekarang! Klik Tombol "Gabung" untuk saling berbagi pengalaman dengan Teknisi Indonesia.

Posting Komentar untuk "Penyebab Kipas Angin Berputar Lambat dan Cara Mengatasinya"


close